Percabangan adalah sebuah pernyataan untuk mengambil keputusan dari sebuah kemungkinan yang terjadi, baik kemungkinan yang benar maupun sebaliknya. Percabangan terbagi menjadi dua, yaitu if dan switch.
A. Percabangan If dan If-Else
Percababngan if adalah percabangan yang hanya melakukan perintah yang kita inginkan yang sesuai jika kondisinya memenuhi atau sesuai syaratnya, jika tidak sesuai syarat maka if tidak akan aktif dan otomatis perintah didalam if tidak akan dijalankan, dan jika ada else maka perintah di dalam else yang akan dijalankan, tapi else tidak akan berjalan jika kondisi if sudah memenuhi syarat. Intinya if akan berjalan jika kondisinya memenuhi syarat, dan else akan berjalan jika kondisi salah.
Deklarasi if:
if (kondisi)
{
statement;
}
contoh coding percabangan if:
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
int main ()
{
int a=67;
if (a==67)
{
printf ("anda tidak lulus");
}
return 0;
getch ();
} Output coding diatas menampilkan tulisan Anda Tidak Lulus. Nah jika seandainya kondisi if diatas tidak memenuhi kondisi, maka outputnya tidak menampilkan apa-apa (kosong).
Deklarasi if-else :
if (kondisi)
{
statement;
}
else
{
statement;
}
Contoh coding if-else:
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
int main ()
{
int a=1;
int b=2;
if (a==1)
{
printf ("anda tidak lulus");
}
if (b==3)
{
printf ("anda mendapatkan nilai B");
}
else
{
printf ("nilai anda SEMPURNA");
}
return 0;
getch ();
}
Outputnya:
anda tidak lulus
nilai anda SEMPURNA
Nah dari output diatas dapat diambil kesimpulan bahwa jika terdapat 2 percabangan if dan satu else, dan salah satu if kondisinya benar perintah else tetap dijalankan, kecuali jika 2 kondisi if benar semua, maka else tidak akan dijalankan. Jadi kesimpulannya jika anda ingin menampilkan sesuatu secara pasti dan menggunakan banyak kemungkinan, silahkan gunakan percabangan if tanpa else untuk menghindari banyaknya perintah yang akan dieksekusi.
B. Percabangan Switch-Case
Percabangan switch-case adalah percabangan yang dapat menjalankan dengan penyeleksi kondisi berupa peintah case dan pemberhenti perintah berupa perintah break. Dalam kasus ini kondisi di switch jika benar atau sesuai syarat pada nilai casenya, maka case tersebut yang akan dijalankan perintah, dan pemberhenti berupa break, nah jika tidak ada yang benar kondisi case terhadap kondisi switch, maka perintah default yang akan dijalankan.
deklarasi switch case:
switch (kondisi)
{
case 1: //nilai case terserah anda mau diisi nilai berapa...
statement;
break;
case 2:
statement;
break;
case n: //case yang anda inginkan
statement;
break;
default:
statement;
break;
}
contoh coding switch-case:
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
int main ()
{
int a=2;
switch (a==4)
{
case 1:
printf ("satu");
break;
case 2:
printf ("dua");
break;
default:
printf ("tidak ada");
break;
}
return 0;
getch ();
}
Outputnya menampilkan tulisan tidak ada, karena kondisi switch tidak memenuhi syarat, sehingga perintah default yang dijalankan.
A. Percabangan If dan If-Else
Percababngan if adalah percabangan yang hanya melakukan perintah yang kita inginkan yang sesuai jika kondisinya memenuhi atau sesuai syaratnya, jika tidak sesuai syarat maka if tidak akan aktif dan otomatis perintah didalam if tidak akan dijalankan, dan jika ada else maka perintah di dalam else yang akan dijalankan, tapi else tidak akan berjalan jika kondisi if sudah memenuhi syarat. Intinya if akan berjalan jika kondisinya memenuhi syarat, dan else akan berjalan jika kondisi salah.
Deklarasi if:
if (kondisi)
{
statement;
}
contoh coding percabangan if:
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
int main ()
{
int a=67;
if (a==67)
{
printf ("anda tidak lulus");
}
return 0;
getch ();
} Output coding diatas menampilkan tulisan Anda Tidak Lulus. Nah jika seandainya kondisi if diatas tidak memenuhi kondisi, maka outputnya tidak menampilkan apa-apa (kosong).
Deklarasi if-else :
if (kondisi)
{
statement;
}
else
{
statement;
}
Contoh coding if-else:
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
int main ()
{
int a=1;
int b=2;
if (a==1)
{
printf ("anda tidak lulus");
}
if (b==3)
{
printf ("anda mendapatkan nilai B");
}
else
{
printf ("nilai anda SEMPURNA");
}
return 0;
getch ();
}
Outputnya:
anda tidak lulus
nilai anda SEMPURNA
Nah dari output diatas dapat diambil kesimpulan bahwa jika terdapat 2 percabangan if dan satu else, dan salah satu if kondisinya benar perintah else tetap dijalankan, kecuali jika 2 kondisi if benar semua, maka else tidak akan dijalankan. Jadi kesimpulannya jika anda ingin menampilkan sesuatu secara pasti dan menggunakan banyak kemungkinan, silahkan gunakan percabangan if tanpa else untuk menghindari banyaknya perintah yang akan dieksekusi.
B. Percabangan Switch-Case
Percabangan switch-case adalah percabangan yang dapat menjalankan dengan penyeleksi kondisi berupa peintah case dan pemberhenti perintah berupa perintah break. Dalam kasus ini kondisi di switch jika benar atau sesuai syarat pada nilai casenya, maka case tersebut yang akan dijalankan perintah, dan pemberhenti berupa break, nah jika tidak ada yang benar kondisi case terhadap kondisi switch, maka perintah default yang akan dijalankan.
deklarasi switch case:
switch (kondisi)
{
case 1: //nilai case terserah anda mau diisi nilai berapa...
statement;
break;
case 2:
statement;
break;
case n: //case yang anda inginkan
statement;
break;
default:
statement;
break;
}
contoh coding switch-case:
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
int main ()
{
int a=2;
switch (a==4)
{
case 1:
printf ("satu");
break;
case 2:
printf ("dua");
break;
default:
printf ("tidak ada");
break;
}
return 0;
getch ();
}
Outputnya menampilkan tulisan tidak ada, karena kondisi switch tidak memenuhi syarat, sehingga perintah default yang dijalankan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar